Cara mencatat stok bahan baku coffee shop yang rapi dan akurat adalah kunci untuk menjaga efisiensi operasional dan mencegah kehilangan bahan. Banyak pemilik coffee shop yang masih mencatat stok secara manual di buku atau spreadsheet. Akibatnya, data sering tidak sesuai dengan kondisi nyata di gudang. Ada bahan yang tiba-tiba habis, ada pula yang menumpuk hingga kadaluarsa tanpa disadari.
Pencatatan stok yang tidak konsisten membuat biaya operasional meningkat dan laporan keuangan jadi tidak akurat. Dengan sistem pencatatan yang terstruktur dan otomatis, kamu bisa memantau ketersediaan bahan secara real-time, mencegah selisih stok, serta memastikan bahan selalu tersedia untuk mendukung penjualan harian.
Banyak masalah muncul karena proses pencatatan stok masih dilakukan secara manual. Ketika stok bahan tidak dikelola dengan sistem, coffee shop akan sulit mengetahui posisi bahan secara akurat. Beberapa kendala umum yang sering terjadi antara lain:
Kendala ini membuat pemilik usaha sulit menentukan waktu pembelian ulang bahan, bahkan bisa mengganggu pelayanan karena bahan habis saat jam operasional.
Agar stok bahan baku coffee shop selalu terkendali, kamu perlu sistem pencatatan yang tidak hanya mencatat keluar-masuk barang, tetapi juga mampu menampilkan data stok secara otomatis dan terhubung ke laporan keuangan. Dengan sistem seperti ini, pemilik usaha bisa menghemat waktu, menghindari kehilangan bahan, dan memastikan stok selalu sesuai kebutuhan operasional. Berikut penjelasan langkah-langkahnya secara lengkap.
Langkah pertama dalam mencatat stok adalah membuat daftar bahan baku awal secara menyeluruh. Daftar ini menjadi dasar untuk semua proses pencatatan berikutnya.
Sertakan semua bahan utama dan tambahan seperti kopi, susu, gula, sirup, dan kemasan.
Setiap bahan harus dilengkapi dengan:
Dengan format ini, staf bisa mencatat pergerakan bahan dengan cepat dan akurat. Selain itu, data stok awal yang jelas memudahkan audit dan perbandingan antara stok fisik dan catatan sistem.
Tujuannya: menciptakan dasar data stok yang rapi dan mudah dilacak tanpa tumpang tindih antarstaf.
Setiap kali ada bahan datang dari supplier atau digunakan dalam produksi menu, catat langsung di sistem. Hindari menunda pencatatan hingga akhir hari, karena kebiasaan ini sering membuat data tidak sinkron.
Setiap catatan transaksi harus memuat:
Sistem pencatatan yang baik akan otomatis memperbarui jumlah stok berdasarkan transaksi tersebut.
Contohnya, jika barista menggunakan 1 liter susu, maka sistem langsung mengurangi stok sebanyak itu tanpa harus dihitung manual.
Tujuannya: mencegah kehilangan bahan dan memastikan laporan stok selalu akurat tanpa bergantung pada ingatan staf.
Walau sistem sudah otomatis, tetap perlu dilakukan stok opname rutin sebagai langkah pengecekan fisik. Idealnya dilakukan setiap minggu atau setiap akhir shift besar.
Langkah-langkah stok opname:
Penyebab umum perbedaan stok antara lain:
Dengan pengecekan rutin, kamu bisa mendeteksi masalah lebih cepat sebelum berdampak besar pada laporan keuangan.
Tujuannya: memastikan data stok di sistem selalu sama dengan kondisi nyata di lapangan.
Sistem otomatis seperti Accurate Online membantu mengelola stok secara efisien tanpa perlu mencatat manual. Setiap transaksi pembelian otomatis menambah stok, sementara transaksi penjualan menguranginya. Semua data tersimpan dalam satu sistem yang bisa diakses kapan pun dan dari mana pun.
Fitur penting yang sangat berguna bagi coffee shop:
Dengan sistem ini, kamu tidak hanya mencatat stok, tapi juga menghubungkannya dengan data penjualan dan keuangan secara langsung.
Tujuannya: membuat pencatatan stok lebih efisien, akurat, dan mudah dipantau tanpa risiko kehilangan data.
Baca juga: Cara Mengatur Manajemen Waktu Operasional Coffee Shop
| Nama Bahan | Stok Awal | Pembelian | Pemakaian | Sisa Stok |
|---|---|---|---|---|
| Kopi Arabika | 10 kg | 5 kg | 3 kg | 12 kg |
| Susu Full Cream | 20 liter | 10 liter | 15 liter | 15 liter |
| Gula Pasir | 25 kg | 10 kg | 8 kg | 27 kg |
| Sirup Caramel | 8 botol | 5 botol | 4 botol | 9 botol |
| Cup 12oz | 10 pack | 10 pack | 5 pack | 15 pack |
Daftar bahan harus mencakup semua kebutuhan utama dan pendukung coffee shop, seperti kopi, susu, gula, sirup, dan kemasan.
Gunakan nama bahan yang spesifik dan konsisten. Hindari nama umum seperti “kopi” atau “sirup” karena akan menyulitkan pelacakan stok dan perbandingan harga antar supplier.
Contoh penamaan yang benar:
Penamaan yang rapi membantu sistem seperti Accurate Online mengenali bahan secara otomatis dan menghindari duplikasi data.
Kolom stok awal berisi jumlah bahan yang tersedia di awal periode pencatatan (biasanya mingguan atau bulanan). Data ini menjadi dasar perhitungan persediaan. Tanpa stok awal yang akurat, laporan pemakaian dan pembelian tidak akan bisa dibandingkan dengan hasil stok fisik.
Gunakan waktu yang sama setiap periode untuk pembaruan data, misalnya setiap Senin pagi sebelum coffee shop buka, agar hasilnya konsisten dan bisa dibandingkan antarperiode.
Setiap kali bahan datang dari supplier, catat langsung jumlahnya di kolom pembelian. Jangan menunggu hingga akhir hari, karena hal ini bisa membuat data tidak sinkron dengan stok fisik. Jika menggunakan Accurate Online, transaksi pembelian otomatis menambah jumlah stok dan memperbarui nilai persediaan (harga beli terakhir).
Manfaat pencatatan kolom pembelian yang teratur:
Kolom ini mencatat jumlah bahan yang digunakan untuk produksi setiap menu. Gunakan data penjualan sebagai acuan agar lebih akurat. Misalnya, setiap cappuccino membutuhkan 0,2 L susu dan 18 gram kopi. Jika terjual 50 cappuccino dalam sehari, otomatis sistem akan mengurangi 10 liter susu dan 0,9 kg kopi dari stok.
Dengan sistem seperti Accurate Online, pengurangan ini bisa dilakukan otomatis setiap kali transaksi terjadi di kasir.
Manfaatnya:
Kolom terakhir menunjukkan hasil perhitungan dari stok awal, pembelian, dan pemakaian:
Sisa Stok = Stok Awal + Pembelian – Pemakaian
Jika kamu menggunakan sistem digital, rumus ini dijalankan otomatis. Kamu bisa langsung melihat berapa banyak bahan yang masih tersedia dan kapan harus melakukan pembelian ulang.
Sisa stok yang akurat membantu coffee shop menjaga ketersediaan bahan tanpa harus menyimpan terlalu banyak barang di gudang (yang berisiko kadaluarsa).
Baca juga: Cara Membuat Laporan Pendapatan Mingguan Coffee Shop
Mengatur stok bahan baku dengan sistem yang baik memberikan manfaat langsung bagi coffee shop:
Cara mencatat stok bahan baku coffee shop yang benar bukan hanya soal disiplin mencatat, tapi juga soal sistem yang terintegrasi dan efisien. Dengan menggunakan Accurate Online, seluruh data stok bisa dicatat otomatis, diperbarui secara real-time, dan ditampilkan dalam laporan yang mudah dipahami.
Ikuti training Accurate Online di jasatrainingaccurate.id untuk belajar cara mengelola stok bahan baku secara otomatis dan temukan panduan manajemen coffee shop lainnya di triwibowo.id.
Salah satu masalah paling sering terjadi di barbershop adalah kas fisik tidak sama dengan catatan.…
Banyak barbershop terlihat ramai setiap hari. Pelanggan datang, barber sibuk, dan kas tetap berputar. Tapi…
Banyak barbershop terlihat ramai setiap hari, kursi hampir tidak pernah kosong, barber sibuk melayani pelanggan.…
Pembukuan sering dianggap urusan belakang di barbershop. Selama kas masih ada dan pelanggan tetap datang,…
Saat barbershop berkembang dan membuka lebih dari satu cabang, tantangan yang muncul bukan lagi soal…
Banyak barbershop terlihat ramai setiap hari, tapi di akhir bulan keuntungan tidak terasa signifikan. Uang…